Hubungan Sudut antara Dua Tali Busur dengan Sudut Pusat
Pada pertemuan kali lalu kita telah membahas mengenai segiempat tali busur pada lingkaran. Pada pertemuan kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai hubungan yang dapat terjadi diantara kedua tali busur. Sepasang tali busur dapat berada dalam posisi saling sejajar, tetapi dapat juga berpotongaan satu dengan yang lainnya. Ketika kedua tali busur berpotongan, maka akan terbentuk sudut pada titik perpotongan tersebut. Dua buah tali busur dapat berpotongan di dalam lingkaran ataupun dapat berpotongan di luar lingkaran pada perpanjangan tali busur tersebut. Nah... bagaimanakah kharakteristik dari sudut yang dibentuk dari perpotongan dua tali busur tersebut? Berikut penjelasannya.
![]() |
hubungan di antara beberapa tali busur pada lingkaran |
A. Sudut pada dua tali busur yang berpotongan di dalam lingkaran
Perhatikan gambar berikut ini:
Tali busurPada gambar (i) nampak bahwa
Pada gambar (ii) nampak bahwa
Perhatikan
Karena
Dengan demikian kita dapat menentukan hubungan antara sudut yang terbentuk antara dua busur yang berpotongan dengan sudut pusatnya yakni
Besar sudut antara dua tali busur yang berpotongan di dalam lingkaran sama dengan setengah dari jumlah sudut-sudut pusat yang menghadap busur yang diapit oleh kaki-kaki sudut itu.
![]() |
hubungan antara sudut pusat dengan sudut yang terbentuk dari kedua tali busur yang berpotongaan di dalam lingkaran |
B. Sudut antara dua tali busur yang berpotongan di luar lingkaran
![]() |
Sudut yang terbentuk dari dua buah tali busur yang berpotongan di luar lingkaran |
Pada gambar di atas nampak bahwa tali busur
Pada gambar (a) nampak bahwa
Segitiga
Besar sudut antara dua tali busur yang berpotongan di luar lingkaran sama dengan setengah dari selisih sudut-sudut pusat yang menghadap busur yang diapit oleh kaki-kaki sudut itu.
![]() |
Hubungan sudut pusat dengan sudut yang dibentuk dari dua buah tali busur yang berpotongan di luar lingkaran. ==== Selamat Belajar ==== |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar